Tampilkan postingan dengan label Berita Kereta Api. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Kereta Api. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Oktober 2013

Kereta Penataran Express, launching 1 November 2013



Mungkin ini berita baik buat pengguna moda transportasi kereta api di bagian Jawa Timur, terutama yang sering bepergian antara Malang dan Surabaya. Kereta Penataran Express akan segera dijalankan yaitu relasi Malang – Surabaya Gubeng pp. Kereta api lokal yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi VIII Surabaya ini rencananya bakal di launching pada tanggal 1 November 2013. Telah ditetapkan tarif untuk Penataran Express single tarif untuk semua relasi perjalanan yang dilewati per trip sebesar Rp 25.000,-. Untuk masa promosi terhitung mulai tanggal 1 November 2014 sampai dengan 31 januari 2014 diberlakukan tarif sebesar 20.000,- dan dapat dipesan sampai dengan H-7.

Selasa, 24 September 2013

KA Ciremai Ekspres, "menghubungkan" Cirebon dan Bandung


banner https://tiket.kereta-api.co.id/


Bersamaan dengan Hari Kereta Api Nasional tanggal 28 September 2013 yang ke-68 PT KAI (Persero) Daop III Cirebon akan mengoperasikan kereta api (KA) jurusan Cirebon-Bandung. Kereta ini diberi nama Ciremai Ekspres. Nama “Ciremai Ekspres” dipilih dari nama gunung Ciremai. Gunung Ciremai ini secara administratif termasuk dalam wilayah tiga kabupaten, yakni Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka yang merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat.

Tujuan diluncurkannya kereta Ciremai Ekspres itu untuk menyediakan moda transportasi massal yang nyaman. Apalagi, seiring berkembangnya perekonomian di Kota Cirebon, maka masyarakat membutuhkan transportasi public sebagai sarana mobilitasnya.
Beroperasinya kereta Ciremai Ekspres juga bisa mengurangi beban jalur Cirebon-Bandung, terutama di jalur Sumedang-Bandung. Selama ini, jalur tersebut sudah padat dan biasa mengalami kemacetan. Keraton Kasepuhan Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat berpendapat, dengan diluncurkannya KA Ciremai Ekspres tujuan Cirebon-Bandung, akan memudahkan akses warga Cirebon ke Bandung, maupun sebaliknya. Dengan adanya kereta api tersebut, maka Cirebon akan dipadati wisatawan asal Bandung setiap akhir pekan.
Sementara itu, warga juga menyambut gembira rencana pengoperasian kereta Ciremai Ekspres terutama yang sering bepergian dari Cirebon ke Bandung maupun sebaliknya dan terlebih lagi buat mereka yang ingin terbebas dari kemacetan.

Perlu diketahui rute KA Ciremai Ekspres menempuh waktu 4 jam dan berhenti di Stasiun Jatibarang, Haurgeulis, dan Cimahi, memiliki jadwal keberangkatan dua kali dalam satu hari. Keberangkatan dari Cirebon berlangsung pukul 04.35 dan 13.45. Sedangkan, jika bertolak dari Bandung, berlangsung pukul 09.15 dan 18.15. Dalam rangkaian kereta, terdapat 1 kelas eksekutif dan 4 KA ekonomi AC berjumlah tempat duduk 350 seat. Harga tiket relatif terjangkau, pada masa promo, tarif Ciremai Ekspres adalah Rp 90 ribu bagi kelas eksekutif dan Rp 50 ribu untuk kelas ekonomi AC.

Senin, 22 Juli 2013

Jadwal Kereta Railink Ke Bandara

PT Railink megoperasikan kereta api khusus Bandara Internasional Kuala Namu (KNIA) yang akan beroperasi secara resmi pada Kamis (25/7/2013) pada pukul 03.55 WIB dari Stasiun Besar Medan dan pukul 05.05 WIB dari Stasiun Kuala Namu.

Untuk tahap awal 25 Juli – 31 Agustus 2013, Railink menggunakan satu set kereta yang terdiri dari empat gerbong KA KRBE INKA diperbantukan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero).
Kereta KRBE Inka memiliki kapasitas 308 tempat duduk dan direncanakan akan beroperasi sebanyak 20 kali lintasan yang terdiri dari masing-masing 10 kali pulang-pergi.

Tarif yang dikenakan kepada penumpang sebesar Rp80.000 sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 28/2012. Penentuan tarif tersebut disesuaikan dengan fasilitas dan pelayanan yang disediakan, interior yang nyaman, seperti AC, rak bagasi penumpang, toilet, reclining seat, pintu otomatis serta bebas asap rokok.

Tiket dapat dibeli di Stasiun KA Bandara Medan dan Kuala Namu. Pembayaran bisa menggunakan kartu prabayar, debit, kredit dari Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, Bank Mega dan Bank DKI serta kartu berlogo Visa. Pemesanan dapat dilakukan maksimal 7 hari sebelum hari keberangkatan.
Disarankan bagi calon penumpang pesawat agar berangkat maksimum 2 jam sebelum jam penerbangan agar tidak ada keterlambatan.

Kamis, 30 Mei 2013

Promo "Tarif Gila" Lebaran 2013, Rp. 10.000,-


Bagi pengguna jasa kereta api untuk lebaran nanti (29 Juni s/d 19 Agustus 2013) PT. KAI (Persero) memberikan promo yang disebut dengan "Tarif Gila". Gila memang karena harga tiketnya cuma Rp. 10.000,- WOW!!! Tarif gila ini berlaku untuk semua KA reguler, tetapi seat dan tanggal perjalannya terbatas. So, grab it fast pada tanggal 1 Juni jam 00.00 WIB di https://tiket.kereta-api.co.id/. Promo ini nantinya bersamaan dengan launching kereta api tambahan  untuk lebaran. Dapatkan juga promo ini di semua channel penjualan tiket promo kereta api.

Rabu, 29 Mei 2013

Rencana PT KA Property Manajemen Membangun Mall di Purwokerto

Dalam rangka mewujudkan misi untuk menyelenggarakan bisnis usaha penunjangnya PT Kereta Api Indonesia terus bergerak maju. Kali ini melalui anak perusahaannya PT KA Property Manajemen berencana membangun sebuah mall di atas lahan milik PT. KAI seluas 5.500 meter di Purwokerto, Jawa Tengah yang kemungkinan besar tahun ini akan langsung dibangun.

Mall yang dibangun nanti akan dijadikan pusat bisnis dengan bangunan awal direncanakan dua lantai dimana total investasi mencapai Rp 194,7 miliar.

PT KAI juga sudah melakukan sosialisasi agar penyewa membongkar bangunannya yang masa sewanya tidak diperpanjang lagi.

Pembangunan mall ini akan menambah pusat belanja yang sudah ada di Purwokerto. Tapi masalah baru muncul, dimana masyarakat mengklaim hal ini akan menambah kemacetan di Purwokerto karena semakin sedikitnya ruang bebas untuk publik yang sudah terpakai untuk pembangunan pusat pertokoan dan sejenisnya.

Jumat, 24 Mei 2013

Tarif Progresif KRL Per 1 Juni



Tiket elektronik dan tarif progresif kereta rel listrik Jabodetabek dipastikan berlaku mulai 1 Juni 2013. Dengan tarif progresif tersebut, penumpang berpeluang membayar harga tiket lebih murah dibandingkan dengan harga tiket KRL yang berlaku saat ini.

Direktur Komersial dan Humas PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Makmur Syaheran, Minggu (19/5), mengatakan, harga tiket dengan tarif progresif ini ditentukan jauh-dekat perjalanan penumpang. ”Untuk lima stasiun pertama, penumpang dikenai tarif Rp 3.000. Adapun untuk setiap tiga stasiun berikutnya, harga tiket ditambah Rp 1.000,” kata Makmur.
Dia menambahkan, harga tiket yang harus dibayar penumpang ditentukan oleh sistem yang sudah dipersiapkan operator. Apabila ada kemungkinan lebih dari satu jalur ke stasiun tujuan, sistem secara otomatis akan menghitung jalur terpendek. Dengan demikian, harga tiket yang harus dibayar adalah harga termurah.

Makmur mencontohkan, penghitungan tarif dari Stasiun Bogor ke Stasiun Jatinegara tidak berdasarkan jumlah stasiun yang dilewati oleh kereta jalur lingkar yang berjumlah 29 stasiun. Tiket dihitung berdasarkan jarak terdekat, yakni Bogor-Manggarai-Jatinegara yang berjumlah 17 stasiun. Dengan demikian, penumpang Bogor-Jatinegara hanya membayar Rp 7.000. Adapun tarif yang berlaku saat ini untuk rute tersebut Rp 9.000. Makmur memastikan, tarif yang dibayar penumpang tidak akan lebih mahal ketimbang tarif yang berlaku saat ini meskipun jumlah stasiun yang dilewati sudah melampaui batas maksimal.

Pada tahap awal, tiket elektronik digunakan untuk satu kali perjalanan. Ke depan, tiket diberlakukan dengan sistem potong saldo (multitrip). Dengan sistem penghitungan tarif ini diharapkan semakin banyak orang tertarik menggunakan KRL sebagai moda transportasi, tidak hanya untuk pekerja komuter, tetapi juga untuk transportasi di dalam kota. Sepekan ke depan, PT KCJ akan memaksimalkan sosialisasi tiket progresif dan tiket elektronik ini kepada penumpang KRL. Tarif progresif juga mulai dipasang di stasiun-stasiun.

Adapun proses uji coba tiket elektronik ini masih dilakukan di sejumlah lintas di Jabodetabek. Sejak 8 April sampai 13 Mei, sudah 130.000 tiket elektronik yang dijual dan digunakan penumpang pada masa uji coba. Saat ini, penjualan tiket elektronik sepenuhnya sudah dilakukan untuk rute Stasiun Duri-Tangerang. Di rute lain, penjualan tiket elektronik dilakukan pada jam-jam tertentu yang bukan jam sibuk, seperti Jakarta Kota-Depok, jalur lingkar Jakarta, dan Tangerang-Duri.

Ketua Asosiasi Pengguna Kereta (Aspeka) Ahmad Safrudin mengatakan, kebijakan tarif progresif ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya, dapat mengurangi ketidakadilan tarif KRL untuk jarak dekat seperti yang berlaku saat ini.

”Saat ini, orang yang menempuh jarak dekat harus membayar tarif yang hampir sama dengan penumpang KRL jarak jauh. Tarif untuk jarak dekat memang bisa saja lebih mahal daripada jarak jauh, tetapi angkanya tidak semahal sekarang,” katanya.

Di sisi lain, Ahmad berpendapat, operator seharusnya menghitung tarif berdasarkan kilometer penumpang, bukan per stasiun. Dengan begitu, tarif KRL bisa bersaing dengan moda angkutan perkotaan lain, seperti angkot. Data tentang perjalanan penumpang, menurut Ahmad, seharusnya bisa diperoleh dari data penumpang KRL saat ini.

Sterilisasi stasiun
Secara terpisah, Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia Daop I Sukendar Mulya mengatakan, pihaknya masih mempersiapkan pintu elektronik dan sterilisasi stasiun sebelum pemberlakuan tiket elektronik. Pembongkaran kios di area stasiun masih terus dilakukan, hingga kemarin. ”Kami juga terus mendekati pedagang yang masih melakukan penolakan. Kami berharap mereka memahami alasan pembongkaran ini,” ujarnya.

Sterilisasi dibutuhkan karena area peron stasiun dikhususkan untuk penumpang yang akan naik KRL. Untuk masuk ke peron juga diperlukan tiket elektronik. Hal ini tidak memungkinkan bila masih ada kepentingan lain di area peron selain penumpang yang menunggu kereta di peron. Pembongkaran kios juga dilakukan untuk menyediakan lahan parkir untuk menampung kendaraan pribadi yang dibawa penumpang sebelum naik KRL.

Sukendar mencatat ada sejumlah stasiun yang belum bersih dari kios, seperti Stasiun Kranji yang masih menyisakan 57 kios. Dari jumlah itu, ada satu kios yang masih memiliki kontrak hingga 30 Juni. Di Stasiun Duri, ada 77 kios yang masih berdiri. Dari jumlah itu, 70 di antaranya tidak memiliki kontrak dengan PT KAI. Meskipun demikian, Sukendar mengatakan, pihaknya akan terus mendekati pedagang yang tidak memiliki kontrak itu agar mereka bersedia pindah.

Adapun di Stasiun Universitas Indonesia, ada dua kios yang masih memiliki kontrak hingga 30 Juni. PT KAI, menurut Sukendar, akan membongkar kios setelah kontrak itu selesai. Total, ada 60 kios yang belum dibongkar di stasiun ini.
Pada hari Minggu, pembongkaran kios dilakukan di Stasiun Universitas Pancasila. Sehari sebelumnya, hari Sabtu, pembongkaran kios dilakukan di Stasiun Cawang.

sumber: KOMPAS.com, 20 Mei 2013

Rabu, 15 Mei 2013

Laporkan Calo, Anda dapat Rp. 500.000,-

Demi keseriusan memberantas calo tiket kereta api, PT KAI (Persero) akan memberikan hadiah atau reward bagi siapa saja yang menemukan adanya prektek percaloan penjualan tiket. Hal ini merupakan salah satu cara yang ditempuh PT KAI (Persero) dengan menghimbau masyarakat umum untuk bekerjasama.

Vice President Public Relations PT. KAI (Persero) Mateta saat diskusi dengan media di Jakarta berkata “Masyarakat diimbau untuk melaporkan adanya praktik percaloan. PT KAI akan memberikan hadiah sebesar Rp 500 ribu jika melaporkan dan terbukti adanya praktik percaloan itu,"

Cara ini bisa saja cukup membantu andai masyarakat peduli dan mau diajak kerjasama dalam memberantas percaloan tiket tersebut, yang salah satu dengan mau menjadi saksi.

Ditegaskan pula, oknum PT KAI yang melakukan kegiatan percaloan akan ditindak dengan hukuman pemecatan langsung diberikan apabila terbukti melakukannya.

Rabu, 17 April 2013

Stasiun Kereta Bandara Pertama RI Medan-Kuala Namu

Mari sejenak mengintip Stasiun Medan yang sudah siap untuk mengoperasikan kereta Bandara Kuala Namu yang rencananya bakal beroperasi September tahun ini.
 
Stasiun Medan sudah siap tinggal menunggu pengoperasian Bandara Kuala Namu. Stasiun Medan dipugar untuk melayani penumpang pesawat terbang sehingga disesuaikan dengan kualitas Bandara Kuala Namu.
 

Tampak depan Stasiun Kereta Medan yang akan melayani kereta Bandara Kuala Namu.


Lounge dan check in hall dilengkapi dengan AC.
 

Fasilitas Costumer Service juga dibuat senyaman mungkin. 

Stasiun Medan ke Kuala Namu telah dipersiapkan menggunakan tiket elektronik. 

Stasiun Medan saat ini menyediakan hotel berbintang 3 dengan 20 kamar untuk penumpang transit.

Selasa, 26 Maret 2013

Locomotive CC 206 baru didatangkan PT KAI untuk memperkuat "armada"

Untuk memperkuat armada pengangkutan penumpang dan terutama pengangkutan barang, baru-baru ini PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mendatangan jenis lokomotif baru yaitu CC 206 yang diproduksi di pabrik General Electric yang berlokasi di Pennsylvania, Amerika Serikat. PT KAI selama ini telah bekerja sama dengan GE, AS selama 33 tahun. PT KAI memilih GE dari Amerika Serikat karena dianggap memiliki fasilitas yang lengkap. Selain itu, GE merupakan pemenang tender dari sejumlah perusahaan.

Jenis lokomotif diesel elektrik terbaru milik PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ini memiliki 2 kabin masinis di ujung muka dan belakang, mirip BB 304 XX (dual-cab).
 
 
 
Berikut data teknisnya:
Engine Builder: Cooper Bessemer :Engine: 4-cycle Model FDL-8T
Bore & Stroke : 9" X 10.5"
RPM (Maximum / Minimum) :1050 / 400
Main Generator : GE - GT601
Horsepower : 2165
Gear Ratio : 93:18
Speed : 64 mph
6-Wheel Configuration : C-C
Traction Motor Blowers : Mech. Number: 2
Weight: 196,000 lbs Traction Motors : GE 761 (Four)
Tractive Effort (starting) 59,300 lbs @ 30% Tractive Effort (continuous) : 58,300 lbs @ 21 mph
Multiple Unit Capability: Yes Dynamic Braking: Yes
Auxilary Generator: GE GY27 Alternator: GMG-146
Air Brake: Westinghouse Model: 26L
Air Compressor: Westinghouse Model: 3CDC
Quantity Built: Unknown Dates: 1976 to Present
- -
Exterior Dimensions UM22C
Total Length 52'-00" (55'-06")
Wheel Diameter 36"
Truck Wheel Base 11'-03.5"
Height to Hood Top 12'-01.5"
Height to Top Cab 11'-11.5"
Cab Width 9'-00"
Hood Width 8'-11"
Top of Walkway 8'-07.5"
Walkway Width 4'-00"
Center Bolster 29'-09.5"
Distance between Truck Centers 41'-01"
Leading Edge Front Truck to Front Pilot 0'-09.5"
Trailing Edge Rear Truck to Rear Pilot 0'-09.5"
Minimum Turning Radious 23 degrees
- -
Fuel Oil: 1200 Lubricating Oil: 276
Engine Cooling Water: 200 Sand Capacity: 18 cu. ft. 


Kamis, 21 Maret 2013

Pemberlakuan Jadwal Baru Perjalanan KA mulai 1 April 2013

Mulai 1 April 2013, jadwal baru perjalanan KA akan diberlakukan PT KAI  (Persero). Perubahan ini sendiri di dasari beberapa faktor seperti: penambahan jumlah perjalanan KA, perubahan waktu tempuh perjalanan KA, perpanjangan relasi perjalanan KA, pemanfaatan jalur baru, sebagai upaya memenuhi keinginan pasar supaya  jadwal  KA dapat sinergi dengan moda transportasi lainnya.

Semua ini juga disesuaikan dengan perkembangan perusahaan yang terus meningkat, khusus untuk Divre 1 Sumatera Utara tahun ini terdapat penambahan 26 KA Bandara Kualanamu. Nantinya waktu tempuh  hampir semua KA penumpang lebih cepat beberapa menit namun ada beberapa KA yang sengaja  dilambatkan 15 menit untuk pengaturan persilangan.

Jika anda ingin mengetahui jadwal baru Perjalanan KA 2013, silahkan di download saja disini.* Untuk penumpang yang hendak bepergian jangan lupa untuk selalu mengikuti ketentuan yang diberlakukan seperti sistem boarding, yakni ketentuan hanya penumpang yang bertiket yang diijinkan masuk ke dalam peron (maks satu jam) sebelum KA berangkat. Pemberlakuan pembatasan kapasitas angkut maksimal 100% untuk semua KA jarak jauh dan KA jarak menengah tertentu. Selain itu larangan merokok di dalam kereta demi terciptanya kenyamanan penumpang KA.

*Kalau gagal/forbidden diblok dulu alamat situsnya, kemudian dienter lagi (atau di reload current page).